10 Fakta Menarik Tentang Mount Rinjani yang Perlu Kamu Tahu

Mount Rinjani adalah salah satu gunung berapi paling terkenal di Indonesia dan menjadi destinasi favorit bagi para pendaki dari dalam maupun luar negeri. Keindahan alamnya yang memukau, ekosistem yang kaya, serta tantangan medan pendakian menjadikannya sebagai pengalaman yang tak terlupakan. Gunung ini terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan memiliki ketinggian lebih dari 3.700 meter di atas permukaan laut.

Berikut ini adalah 10 fakta menarik tentang mont Rinjani yang bisa menambah wawasanmu sebelum merencanakan pendakian ke sana.

1. Gunung Tertinggi Kedua di Indonesia

Mount Rinjani adalah gunung tertinggi kedua di Indonesia setelah Puncak Jaya (Cartenz) di Papua. Dengan ketinggian mencapai 3.726 meter, gunung ini menjadi salah satu spot favorit para pendaki yang ingin merasakan pengalaman menaklukkan puncak tinggi.

2. Masuk dalam Kawasan Taman Nasional

Gunung Rinjani berada dalam wilayah Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.000 hektare. Kawasan ini dilindungi oleh pemerintah dan memiliki ekosistem yang kaya akan flora dan fauna, termasuk beberapa spesies endemik yang hanya dapat ditemukan di wilayah ini.

3. Danau Segara Anak di Tengah Kaldera

Salah satu daya tarik utama mont Rinjani adalah Danau Segara Anak yang berada di tengah kaldera gunung. Danau ini terbentuk akibat letusan gunung dan memiliki warna biru yang memukau, menyerupai warna lautan. Di sekitar danau, pendaki bisa mendirikan tenda dan menikmati keindahan alam yang luar biasa.

4. Terdapat Gunung Baru Jari di Tengah Danau

Uniknya, di dalam Danau Segara Anak terdapat gunung kecil bernama Gunung Baru Jari. Gunung ini masih aktif dan merupakan hasil letusan setelah Rinjani membentuk kaldera. Aktivitas vulkaniknya masih terus dipantau oleh Badan Vulkanologi.

5. Merupakan Gunung Berapi Aktif

Mount Rinjani merupakan gunung berapi aktif yang terakhir meletus pada tahun-tahun terakhir. Aktivitasnya tergolong tinggi dan selalu dipantau. Meski begitu, pendakian tetap diizinkan selama status aktivitasnya berada dalam tingkat aman.

6. Punya Rute Pendakian yang Menantang

Pendakian ke puncak Rinjani tidaklah mudah. Terdapat beberapa jalur pendakian seperti via Sembalun dan via Senaru, yang masing-masing memiliki tantangan tersendiri. Jalur Sembalun misalnya, lebih panjang tapi medannya cenderung landai, sedangkan jalur Senaru lebih curam dan menantang.

7. Kaya Akan Cerita Mitos dan Legenda

Bagi masyarakat Lombok, mont Rinjani bukan hanya sekadar gunung, tapi juga memiliki nilai spiritual. Banyak mitos dan legenda yang berkembang, salah satunya adalah kepercayaan bahwa danau Segara Anak merupakan tempat suci dan keramat.

8. Menjadi Lokasi Favorit Fotografi Alam

Keindahan panorama di sekitar Mount Rinjani menjadikannya lokasi favorit bagi fotografer alam. Sunrise dari puncaknya disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia, karena menampilkan siluet Gunung Agung di Bali dan lautan awan yang memukau.

9. Perlu Izin Resmi untuk Pendakian

Setiap pendaki wajib mendapatkan izin resmi dari pengelola taman nasional sebelum melakukan pendakian. Tujuannya adalah untuk menjaga keamanan pendaki dan kelestarian lingkungan. Ada juga kuota pendakian harian yang diberlakukan untuk membatasi jumlah pengunjung.

10. Musim Pendakian Terbatas

Musim pendakian Mount Rinjani dibuka biasanya antara bulan April hingga Desember. Di luar bulan tersebut, jalur pendakian ditutup karena cuaca ekstrem dan risiko tanah longsor yang tinggi. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan perjalanan dengan baik sesuai musim.

Mount Rinjani tidak hanya memukau dari segi pemandangan, tapi juga kaya akan nilai budaya, geologi, dan keanekaragaman hayati. Pendakian ke gunung ini memberikan lebih dari sekadar pengalaman fisik, melainkan juga spiritual dan edukatif.

Jika kamu berencana menjelajahi pesona mont Rinjani, pastikan kamu siap secara fisik dan mental, serta menjaga kelestarian alam di setiap langkahmu. Gunung ini adalah warisan alam yang berharga dan layak dijaga bersama-sama.